TipsLolos dalam Tahap Interview User 1. Persiapkan Diri Seperti Ketika Dilakukan Interview yang Pertama 2. Kumpulkan Informasi Lengkap Tentang Perusahaan 3. Jabarkan Setiap Pencapaian dengan Lebih Spesifik 4. Antisipasi Pertanyaan Tentang Gaji 5. Tetap Membawa CV, Dokumen, dan Resume yang Dibutuhkan Contoh Pertanyaan Interview User dan Jawabannya
Rully Desthian Pahlephi Follow Rully Desthian Pahlephi, 20. Senang menuangkan isi pikiran ke dalam tulisan. Menggemari cukup banyak hal politik, sejarah, olahraga, psikologi. Hobinya bermain basket, sepak bola, memainkan alat musik, dan menonton film. Saat ini sedang berusaha untuk menjadi seorang jurnalis di media besar atau bahkan menciptakan media saya sendiri. 18/02/2022 2 min read Apakah saat ini kamu sedang melakukan persiapan dalam menghadapi interview user? Namun, kamu masih bingung apa saja yang perlu dipersiapkan? Jika benar demikian maka kamu berada pada artikel yang tepat! Interview user memang kerap menjadi hal yang menakutkan bagi mereka yang sedang mencari pekerjaan. Ini karena pelamar akan berinteraksi secara langsung dengan calon atasan di tempat kerja yang baru sehingga tidak heran jika banyak dari mereka yang gugup. Oleh sebab itu, MySkill akan mengupas tuntas topik ini, mulai dari pengertian, perbedaannya dengan interview HRD, serta tips saat interview dengan harapan dapat membantu kamu saat melamar pekerjaan. Simak sampai habis artikelnya, ya! 1. Apa Itu Interview User? Interview user dipandu langsung oleh calon atasan Interview user merupakan tahap lanjutan dalam proses sebuah rekrutmen dan calon atasan secara langsung meng-interview kandidat. Ini adalah proses seleksi yang dilakukan setelah penyaringan melalui wawancara dengan HRD. Calon kandidat harus melalui tahapan ini ketika melamar pekerjaan untuk posisi tertentu dalam sebuah perusahaan. Tujuannya adalah untuk menemukan kecocokan antara user dengan kandidat. Misalnya, saat kamu melamar sebagai content writer, kamu akan diwawancarai oleh content writer yang sudah lebih dahulu bekerja di perusahaan tersebut yang nantinya akan menjadi atasan kamu. Oleh karena itu, jenis pertanyaan dalam tahap ini akan berkaitan dengan kemampuan teknis pada bidang yang kamu lamar. Dengan melalui tahap ini, user akan mengetahui bahwa calon kandidat yang di-interview merupakan orang yang tepat atau tidak untuk menempati posisi yang dibuka. Tidak hanya pewawancara yang akan mendapatkan manfaat dari tahapan ini. Calon kandidat juga berkesempatan untuk memahami jobdesk pekerjaan terkait dan memiliki peluang untuk menunjukkan kemampuan yang ia miliki. 2. Perbedaan Interview User dengan Interview HRD Interview HRD dilakukan terlebih dahulu Keduanya merupakan tahap ketika kandidat berinteraksi langsung dengan perusahaan, yang membedakannya adalah pewawancaranya. Interview user akan dipandu langsung oleh calon atasan untuk mengenal kepribadian dan kapabilitas yang kamu miliki, sedangkan interview HRD dipimpin oleh salah seorang staf dari departemen human resources perusahaan untuk mengenal karakter kamu. Dari segi tahap pelaksanaannya, kamu akan melalui interview HRD terlebih dahulu. Setelah memasukkan lamaran, HRD akan menyeleksi berkas dan menjadwalkan wawancara. Sementara itu, interview user biasanya merupakan tahapan akhir proses rekrutmen dan menjadi penentu keberhasilan lamaran kerja yang kamu lakukan. Baca juga Gak Nganggur Lagi! Intip 5 Kiat Sukses Interview Kerja Ini 3. Tips Menghadapi Interview User Interview user perlu dipersiapkan dengan baik Sesi interview user seringkali dianggap sebagai penentu keberhasilan pelamar kerja. Jika tidak bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan user dengan baik, maka besar kemungkinan perusahaan tidak menerima kamu sebagai pegawai barunya. Akan tetapi, tenang saja! MySkill memiliki beberapa tips untuk kamu! a. Memahami Pekerjaan Karena interview user akan sangat berkaitan dengan pertanyaan-pertanyaan teknis, sebaiknya kamu benar-benar memahami pekerjaan yang kamu lamar. Biasanya, dalam iklan lowongan kerja terdapat deskripsi jobdesk, kan? Nah, kamu perlu mempelajari itu untuk memahami segala hal yang berkaitan dengan pekerjaan. b. Lakukan Riset tentang Perusahaan Dalam wawancara biasanya akan muncul pertanyaan mengenai apa yang kamu ketahui tentang perusahaan. Oleh karena itu, kamu perlu melakukan riset terlebih dahulu agar dapat menjawab dengan lancar. Carilah informasi seputar profil perusahaan, visi dan misi, serta budaya bekerja dalam perusahaan tersebut. c. Kenali User Tips ketiga adalah mengenali user. Ketika kamu mengetahui latar belakang user, kamu memiliki kesempatan yang lebih besar untuk membangun interaksi saat sesi wawancara sehingga bisa menciptakan impresi yang baik. Bahkan, poin ini dapat meningkatkan peluang kamu untuk diterima, lo! Hal ini bisa terjadi karena orang akan cenderung memilih untuk bekerja dengan seseorang yang mereka sukai dan memiliki hubungan yang baik. d. Datang Tepat Waktu Kamu pasti kesal dengan orang suka terlambat, bukan? Karena itu, buatlah kesan pertama yang baik di mata user dengan datang tepat waktu. Apalagi jika kedisiplinan adalah budaya yang melekat pada perusahaan, datang tepat waktu menjadi suatu kewajiban. e. Tunjukkan Keunggulan Proses mendapatkan pekerjaan merupakan persaingan yang sangat ketat. Oleh karena itu, manfaatkanlah sesi wawancara untuk menunjukkan keunggulan-keunggulan yang kamu miliki. Pastikan keunggulan tersebut sesuai dengan jobdesk dan budaya perusahaan, ya! f. Jangan Ragu untuk Bertanya Bagian ini biasanya menjadi hal yang luput dari kandidat ketika sedang wawancara. Saat interviewer memberikan kesempatan untuk bertanya maka gunakanlah dengan baik. Pertanyaan yang kamu ajukan juga bisa menggambarkan antusiasme mengenai pekerjaan yang kamu lamar. Kamu juga bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk lebih mengenal tentang jobdesk, visi misi, dan budaya perusahaan. Karena itu, sebelum melakukan interview, siapkanlah pertanyaan-pertanyaan untuk user. g. Berlatih di Depan Cermin atau Bersama Seseorang The last but not least adalah latihan. Latihan menjawab pertanyaan sangat penting dilakukan karena kamu perlu menyusun kata-kata yang tepat, melatih artikulasi, dan menaikkan rasa percaya diri. Kamu bisa melakukannya di depan cermin atau berlatih bersama orang terdekat. Itu dia pembahasan mengenai interview user dari MySkill. Setiap orang mungkin saja menghadapi pertanyaan yang berbeda-beda. Namun, yang terpenting dari menghadapi tahap wawancara adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin. Dengan persiapan yang baik, kamu akan lebih percaya diri dan dapat memikat calon atasanmu nanti. Nah, MySkill juga memiliki kelas Mempersiapkan Karier Profesional dengan harga yang terjangkau, lo! Ayo, buruan beli kelasnya! Baca juga Cara Jitu Menjawab Kelebihan dan Kekurangan Saat Interview Editor Wahda Nur Lestari
\n\n\n \n \n tahapan setelah interview user
Tahapawal adalah interview HRD yang akan membahas seputar diri kamu. Selanjutnya yaitu interview user yang pertanyaannya akan lebih mendalam dan detail. Congratulation jika kamu bisa sampai pada tahap ini, because it's been a long way. Kamu sudah berjalan sejauh ini, maka persiapkan diri dengan matang. Baca juga: Sudahi Resahmu! Interview user hanyalah salah satu tahapan dalam proses seleksi kerja. Masih ada tahap lainnya yang perlu anda lewati, seperti tes tertulis, tes kesehatan, dan juga faktor lainnya yang akan dipertimbangkan oleh perusahaan. Jadi, interview user tidak menjamin anda pasti diterima oleh perusahaan. Saran saya adalah jangan terlalu berharap terlalu banyak setelah melalui interview user ini. Perhatikan bahwa proses seleksi kerja memiliki banyak tahapan dan masing-masing tahapan harus dilakukan dengan baik. Jadi, usaha keras yang anda lakukan di setiap tahapan sangat penting untuk mendapatkan hasil yang positif. Jangan ragu untuk mempersiapkan diri dengan matang untuk menghadapi setiap tahapan dalam proses seleksi kerja ini agar anda bisa menunjukkan potensi dan kemampuan terbaik anda kepada pihak perusahaan. Konten 14 Tips Penting Untuk Menghadapi Tahapan Seleksi Kerja1. Persiapkan Diri Dengan Matang2. Ikuti Dengan Fokus dan Konsentrasi Penuh3. Gunakan Bahasa Yang Tepat Dan Akurat4. Jaga Posisitif Thinking Dan Optimisme 4 Tips Penting Untuk Menghadapi Tahapan Seleksi Kerja 1. Persiapkan Diri Dengan Matang Setelah melewati interview user, langkah selanjutnya adalah persiapkan diri dengan matang untuk menghadapi setiap tahapan seleksi kerja berikutnya. Pastikan anda sudah mengetahui persyaratan dan pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan di setiap tahapan. Jangan sampai ada kejutan saat menghadapi setiap tes seleksi kerja nanti. 2. Ikuti Dengan Fokus dan Konsentrasi Penuh Jangan sampai meremehkan setiap tes seleksi kerja yang akan anda hadapi karena semua itu penting untuk mendapatkan hasil positif di akhir proses seleksi kerja nanti. Usaha dan konsentrasi penuh merupakan kunci untuk sukses di setiap tes seleksinya. 3. Gunakan Bahasa Yang Tepat Dan Akurat Gunakan bahasa yang benar dan akurat saat menjawab pertanyaan pada saat interview user ataupun pada saat mengerjakan soal-soal tertulis lainnya supaya jawaban yang anda berikan mudah dipahami oleh pihak perusahaan atau instansinya nantinya. 4. Jaga Posisitif Thinking Dan Optimisme Selama proses seleksi kerja, jaga posisitif thinking dan optimisme anda agar tetap bersemangat saat menghadapi setiapt eseleksinya nanti. Sebagaimana kata pepatah “Agar mimpimu terwujud, jalanilah impianmu dengan sungguh-sungguh”. Kesimpulannya, interview user hanyalah salahsatu tahapan dari beberapa proses seleksi kerja yang harus dilewati dengan baik oleh pelamar kerja agar mendapat hasil positif di akhir prosesnya nanti. Oleh karena itu persiakpkan diri secara matang, usaha dan konsentrasikan penuh serta jaga posisitif thinking dan optimisme agar impianmu terwujud! Fajar Pewawancara berpengalaman yang telah melakukan banyak wawancara dengan karakter yang berbeda. Di sini akan membagikan tips dan trik untuk lolos dari wawancara dan menunjukkan kemampuan terbaik Anda. Prosesinterview sendiri biasanya terdiri dari beberapa wawancara dan tes. Tahap paling awal adalah interview kerja dengan HRD dan terkadang disertai dengan psikotes. Apabila lolos dari tahap ini, maka kamu akan dihadapkan dengan interview user. Yuk, cek contoh pertanyaan interview user dan jawabannya di bawah ini! Saat melamar kerja, interview merupakan hal yang terpenting dan tak pernah terlewatkan. Dalam tahap tahap interview inilah perusahaan akan melihat karakter dan kemampuan seseorang untuk bekerja dengan mereka. Biasanya, proses interview terjadi dua kali, yang mana interview tersebut merupakan interview HRD baru dan interview user. Banyak pelamar kerja yang masih minim pengetahuan bahkan belum memngetahui apa perbedaan interview HRD dan interview user. Padahal perbedaan keduanya perlu kamu ketahui agar kamu bisa lebih siap menghadapinya. Nah, pada artikel ini akan diulas terkait penjelasan interview HRD dan interview user secara singkat. Simak sampai akhir ya ! Apa itu Interview HRD ? Interview HRD adalah tahapan pertama yang akan dilalui setelah lulus psikotest atau dapat juga langsung setelah memasukkan lamaran. Dalam tahapan rekrutmen, interview HRD biasanya dilaksanakan setelah melalui tahap penyaringan awal. Setelah itu , HRD tentu harus menggali lebih dalam tentang kepribadian diri pelamar apakah sudah sesuai dengan kriteria atau keinginan user atau tidak. Tujuan interview HRD menurut Geeksforgeeks adalah sebagai penilaian kepribadian, kelebihan, kekurangan, dan kemampuan untuk menjalani peran yang sedang dibuka. Pada tahap ini , HRD akan menanyakan tentang latar belakang dan riwayat hidup yang telah kamu kirimkan. HRD juga akan menanyakan perihal kesanggupanmu untuk mulai bekerja, karena itu, kamu perlu menyatakan dengan jujur apakah kamu masih terikat dengan perusahaan lain, masih berkuliah, dan alasan lainnya. Nah, supaya proses ini berjalan dengan lancer, kamu perlu mempersiapkan diri dan mempelajari perusahaan yang kamu lamar. Apa itu Interview User ? Interview user merupakan tahapan lanjutan dalam proses penerimaan kerja setelah interview HRD, disini pelamar akan diwawancara oleh calon atasan langsung. User sendiri merupakan calon atasan mu. Sebagai orang yang bekerja denganmu, tentu ia ingin mengetahui apakah kamu sudah sesuai dengan kriteria yang atasan dan perusahaan butuhkan. Interview pada tahap ini umumnya akan banyak membahas tentang kemampuan teknis atau akademik calon karyawan. Maka dari itu, kamu perlu menyiapkan pengetahuan-pengetahuan teknis di bidang pekerjaanmu. Selain itu, pertanyaan yang sering muncul juga mengenai pengalaman dan kasus yang pernah kamu kerjakan sebelumnya, hal ini untuk melihat kesesuaian pengalaman dengan lowongan yang sedang dilamar. Tak jarang , tahap interview ini kamu akan diminta untung menjelaskan cara menangani permasalahan dalam suatu situasi. Wawancara ini adalah tahap paling akhir , yang mana kamu sedang dipertimbangkan secara serius oleh perusahaan. Oleh karena itu, kamu perlu mempersiapkan mentalmu agar kamu mampu menjalani tahap interview ini dengan lancar dan sesuai harapan. Nah, itu dia beberapa penjelasan terkait perbedaan interview HRD dan Interview User. dengan mengetahui hal ini kamu akan lebih siap dan bisa menyiapkan kembali hal-hal yang dibutuhkan sebelum proses interview. Dan tidak ada salahnya untuk mencari contoh-contoh pertanyaan saat Interview dari berbagai sumber.
Baiksaat interview bersama HR, user, atau dengan CEO. User bahkan bisa mengajukan kembali pertanyaan tersebut walaupun Anda telah menjawabnya sebelumnya. Pikirkan rentang yang masuk akal berdasarkan posisi yang kamu lamar. Sertakan tunjangan kesehatan, uang makan, serta kompensasi lain yang menjadi hakmu. 6. Membawa Resume, CV, dan Dokumen Lain
Bicara soal tahapan interview kerja, boleh dibilang kalau setiap perusahaan mempunyai kebijakan dan culture masing-masing. Sebagai job seeker, kamu mungkin akan menemui proses hiring yang berbeda-beda di lapangan. Ada beberapa tahapan yang hampir selalu ada dalam proses rekrutmen karyawan baru. Ada juga beberapa jenis interview yang mungkin hanya akan bisa ditemui di kondisi khusus. Nah, dalam artikel ini Glints akan membagikan informasi tahapan-tahapan yang dimaksud kepada kamu. Jadi, baca sampai habis, ya. Tahapan Interview Kerja yang Umum Ditemui Melansir Indeed, ada sekitar 5 tahapan interview kerja yang mungkin akan ditemui oleh kandidat di lapangan. Beberapa dari kamu mungkin hanya akan merasakan tahapan interview tertentu saja. Namun, ada juga kandidat yang berkesempatan untuk mengalami seluruh tahapan yang akan dipaparkan. Perlu digarisbawahi, keberadaan dari masing-masing tahapan interview sangat bergantung dengan kebijakan dan culture perusahaan yang melakukan rekrutmen. Berikut ini merupakan tahapan-tahapan interview kerja yang dimaksud screening interview pertama interview kedua interview ketiga pengambilan keputusan dari manajemen Agar mendapatkan gambaran lebih detail dari masing-masing tahap, kamu bisa membaca penjelasan yang ada di bawah ini. 1. Screening Setelah mengirimkan lamaran pekerjaan, tim hiring akan melakukan proses screening. Hal ini dilakukan untuk menyaring kandidat-kandidat mana saja yang cocok untuk mengisi posisi yang kosong. Ada beberapa cara untuk melakukan screening kandidat. Yang cukup umum dilakukan di Indonesia adalah screening resume, CV, portfolio, dan profile pelamar. Beberapa perusahaan ada juga menyempatkan waktu mereka untuk melakukan screening profil secara langsung. Biasanya proses tersebut dilakukan lewat sambungan telepon atau video call. Durasinya pun tidak begitu panjang, hanya sekitar 5-15 menit saja. Apabila variabel yang dimiliki kandidat dinilai sesuai dengan kebutuhan, tim hiring akan mengundang kandidat untuk menghadiri sesi rekrutmen berikutnya. 2. Interview pertama © Setelah lolos screening, kandidat akan diundang ke interview pertama. Di Indonesia, urutan interview pertama ini biasanya dilakukan oleh HRD. Mungkin, kita lebih umum menyebutnya sebagai sesi interview HRD. Tujuan dari wawancara ini adalah untuk mengetahui skill dan pengalaman yang dimiliki oleh kandidat. HRD akan menyelaraskan apakah variabel skill dan pengalaman kandidat mendukung untuk mengisi posisi yang ditawarkan. Biasanya, interviewer juga akan menggali seberapa cocok kandidat untuk membaur dalam culture perusahaan mereka. Secara garis besar, tahapan interview HRD ini terdiri atas tiga sesi, yakni 1. Perkenalan Di menit-menit awal, HRD akan memperkenalkan diri mereka kepada kandidat. Setelah selesai, mereka akan langsung mempersilahkan kandidat untuk menceritakan latar belakang dan pengalaman kerjanya. 2. Pertanyaan dari HRD Setelah sesi perkenalan usai, HRD akan mencoba menggali lebih dalam mengenai latar belakang kandidat, kepribadiannya, intensi melamar pekerjaannya, dan aspek-aspek lain yang dinilai penting. 3. Pertanyaan dari kandidat Ketika informasi yang diperlukan sudah terkumpul, HRD akan memberikan kesempatan kandidat untuk bertanya. Di sini, kamu bisa memanfaatkannya untuk menunjukkan kebolehanmu. Misalnya, kamu sudah melakukan riset cukup detail terkait posisi yang kamu lamar dan kaitannya dengan ekspansi bisnis perusahaan. Selain itu, kamu juga bisa mencari tahu lebih detail terkait culture dari perusahaan dan tim yang akan kamu masuki. Sebaiknya, kamu jangan mengajukan lebih dari lima buah pertanyaan, ya! 3. Interview kedua Kalau berhasil memberikan kesan baik pada HRD, kamu mungkin akan diundang untuk mengikuti proses interview kedua. Tahapan wawancara kerja yang satu ini mungkin lebih akrab kita kenal dengan sesi interview user. Jadi, kandidat akan dipertemukan dengan supervisor, manajer, atau kepala divisi dari posisi yang dilamar. Di sini, user akan mencoba menggali lebih detail dan spesifik terkait skill, pengetahuan, pengalaman kerja, dan kepribadian kandidat daripada sesi sebelumnya. Pada sejumlah kesempatan, mungkin kamu akan mendapatkan pertanyaan yang bersinggungan dengan aspek teknis. Ada juga beberapa user yang memberikan studi kasus ataupun tes kemampuan dalam sesi ini. Tujuan dilakukannya interview ini adalah untuk mendapatkan pandangan yang lebih jelas tentang kualitas kandidat. Di samping itu, user akan memberikan penilaian apakah kandidat dapat bekerja dengan baik di lingkungan perusahaan mereka. 4. Interview ketiga Apabila kamu melamar posisi-posisi tertentu, seperti senior staff , supervisor, atau posisi yang lebih tinggi lagi, mungkin kamu bisa mendapatkan kesempatan untuk mengalami interview ini. Selain itu, interview ini juga biasa dilakukan oleh perusahaan yang jajaran direksi atau jajaran komisarisnya menaruh concern tinggi dalam urusan hiring. Secara spesifik, tahapan interview ketiga ini juga bisa dilakukan oleh perwakilan dari jajaran direksi BOD atau bersama komisaris perusahaan. Tujuannya tidak lain untuk membuat keputusan akhir apakah kandidat layak untuk direkrut. Sebelum memulai interview, baiknya kamu melakukan riset mendalam soal perusahaan, permasalahan yang dihadapi saat ini, dan mencari solusi untuk menyelesaikannya. Di sini, kamu mungkin juga akan diminta untuk bercerita bagaimana kamu akan menjalani pekerjaanmu sehari-hari apabila perusahaan merekrut kamu. Interviewer juga akan mencoba menggali kesiapanmu untuk terjun di culture perusahaan. 5. Pengambilan keputusan dari manajemen Setelah rangkaian proses interview dan tes selesai, perusahaan biasanya akan melakukan background checking dan referensi. Apabila dinilai memenuhi syarat, beberapa perusahaan mungkin akan meminta kamu untuk melakukan medical check up. Beberapa perusahaan lain langsung pada sesi pemberian offering kontrak kerja. Ketika melakukan offering, beberapa perusahaan ada yang mengajukan penawaran melalui lisan, ada juga yang melalui tulisan. Melansir sumber The Balance Careers, sebaiknya kamu mengevaluasi kompensasi, tunjangan, dan upah yang kamu terima pada offering yang diberikan. Jika ketiga hal tersebut kamu rasa belum sesuai, mungkin kamu bisa memilih opsi untuk membuat counter offer. Akan lebih baik jika kamu memilih untuk melakukan negosiasi atau membuat kesepakatan melalui tulisan. History dari negosiasi atau kesepakatan tertulis tadi bisa menjadi pedoman hak dan kewajiban yang kamu miliki sebagai pekerja. Seperti itulah tahapan atau urutan interview kerja yang umum ditemui di Indonesia. Dari 5 sesi yang sudah disebutkan di atas, semuanya berperan vital dalam perjalananmu mendapatkan pekerjaan yang kamu impikan. Agar success rate dari proses rekrutmen yang kamu jalani tinggi, kamu bisa membaca artikel-artikel seputar tips karier lainnya di Glints Blog. Dirangkum dari sumber-sumber terpercaya dan kontekstual untuk dapat dipraktikkan, tentu artikel-artikel tersebut akan menjadi asupan yang insightful bagi kandidat. Tertarik? Yuk, cari artikel yang kamu butuhkan di sini! Steps in the Job Interview Process The Steps of the Interview Process Prosesinterview seringkali menjadi tahapan paling akhir atau kedua terakhir dalam tahapan seleksi rekruitasi dari pihak perusahaan swasta ataupun lembaga negeri. Tujuan dari tahapan ini seringkali menjadi pengukur sekaligus klarifikasi kualitas kandidat yang dapat dinilai secara langsung oleh pihak user dan HRD perusahaan/institusi terkait. Apakah Anda saat ini sedang mempersiapkan diri untuk agenda interview user yang akan berlangsung dalam waktu dekat? Jika demikian, Anda sudah berada pada artikel yang tepat. Di sini akan dibahas secara tuntas mengenai 8 hal penting yang perlu Anda perhatikan seputar interview user, mulai dari apa itu interview user? Apa sajakah pertanyaan interview user? Sampai dengan tips-tips interview itu interview user ?1. Pahami Posisi Pekerjaan yang Anda lamar2. Lakukan Riset pada Perusahaan3. Kenali User Anda4. Latihan Praktik di Depan Cermin untuk Menjawab Pertanyaan5. Persiapan Peralatan yang Harus Dibawa Ketika Interview6. Datanglah Tepat Waktu!7. Jangan Ragu untuk Bertanya8. Bersikap Sopan Saat Interview dan Tunjukkan Sisi Unik AndaInterview user adalah tahapan interview yang harus dilalui oleh seorang calon kandidat yang melamar pekerjaan untuk posisi atau jabatan tertentu dalam sebuah perusahaan untuk menemukan kecocokan antara user dengan calon kandidat dimana pewawancara adalah user atau pimpinan pada posisi atau jabatan interview user dan HRD yang paling mencolok terletak pada tujuannya. Saat interview HRD bertujuan untuk mengenal dan menggali lebih dalam tentang kepribadian calon kandidat serta untuk mengetahui kompetensi apa saja yang dimiliki oleh calon kandidat, interview user bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan teknis pekerjaan dan chemistry antara user dengan sebab itu, Anda benar-benar harus mempersiapkan diri ketika menghadapi sesi interview user dengan memperhatikan 8 hal penting di bawah ini1. Pahami Posisi Pekerjaan yang Anda lamarPada saat Anda melamar posisi pekerjaan di sebuah job portal online, tentu Anda pun membaca job description yang tertera di bagian badan iklan lowongan, bukan? Ada baiknya, Anda screenshot dan simpan di ponsel Anda bagian tersebut karena suatu saat pasti akan sangat berguna jika Anda sampai pada saat sesi interview setiap tugas yang nantinya akan diberikan perusahaan kepada Anda jika Anda diterima di posisi pekerjaan tersebut. Apa sajakah kemampuan yang perlu Anda kuasai untuk bisa diterima pada posisi atau jabatan tersebut? Dan jenis kegiatan apa yang nantinya perlu Anda lakukan jika diterima? Jika Anda benar-benar mempelajarinya secara detail, Anda akan dapat menarik perhatian user dan memiliki peluang yang lebih besar untuk diterima di perusahaan yang Lakukan Riset pada PerusahaanSelanjutnya, Anda perlu melakukan riset seputar informasi penting perusahaan tempat Anda melamar pekerjaan sebelum sesi interview user Anda hadapi. Cari tahu seputar info profil perusahaan, visi dan misi perusahaan, serta kelebihan dan kekurangan perusahaan yang akan Anda tuju agar Anda tidak menyesal di kemudian Kenali User AndaAnda sudah yakin telah memahami posisi yang Anda lamar, dan telah melakukan riset pada perusahaan yang bersangkutan? Jika jawabannya adalah iya, kini saatnya Anda mencari tahu sebanyak-banyaknya tentang siapa user yang akan melakukan interview pada Juga 10 Cara Mempromosikan Diri Saat Interview Paling EfektifKabar baiknya adalah, biasanya perusahaan akan memberikan undangan interview dengan disertai nama pewawancara atau user. Ini adalah kesempatan emas yang tidak boleh Anda sia-siakan untuk menggali informasi secara detail mengenai user Anda baik melalui internet maupun teman Anda yang telah bekerja lebih dulu di perusahaan informasi seputar siapa user Anda? Apa sajakah skill dan keahlian yang dimilikinya? Bagaimana tipikal karyawan yang disukainya? Apakah user lebih suka berbicara secara formal atau kasual dengan karyawannya? Dan masih banyak Latihan Praktik di Depan Cermin untuk Menjawab PertanyaanTerlihat sepele, akan tetapi, latihan praktik menjawab pertanyaan pada saat interview user seringkali ditinggalkan oleh calon jika Anda mempelajarinya dan mau mempraktikkannya, hal ini akan sangat membantu meningkatkan sisi kepercayaan diri bisa tahu bagaimana mimik wajah Anda ketika menjawab pertanyaan, Anda juga pasti paham, apakah intonasi dan nada bicara Anda sudah benar? Atau, perlukah Anda memperbaikinya? Semua akan terlihat ketika Anda benar-benar mempraktikkannya di depan dari , pertanyaan seputar interview user biasanya berkaitan dengan 5W dan 1HWho? Identifikasi siapa atau perusahaan mana yang paling ideal menerima keahlian, skill, dan keterampilan dan layanan jasa Anda?What? Apa masalah yang bisa Anda selesaikan dalam posisi yang Anda lamar?Where? Apakah skill Anda bisa dikembangkan secara periodik dari waktu ke waktu?Atau hanya mutlak dan stagnan di satu titik dan tidak bisa dikembangkan lagi?When? Apakah Anda lebih suka dengan pekerjaan lapangan atau outdoor?Atau Anda cukup duduk di meja kerja, bekerja hanya dibalik layar?Why? Mengapa saya harus menerima Anda bekerja?How? Bagaimana cara Anda menyelesaikan beberapa tugas dalam waktu yang singkat?Bagaimana Anda berinteraksi dengan karyawan lain di tempat kerja?5. Persiapan Peralatan yang Harus Dibawa Ketika InterviewJangan lupa untuk mengecek kembali isi dalam tas Anda beberapa hari sebelum wawancara, paling tidak satu hari sebelum hari H. Hal ini sangat diperlukan karena dengan mempersiapkan segala peralatan yang dibutuhkan pada saat interview user, Anda akan memiliki kepercayaan diri lebih daripada buku catatan kecil, pulpen, pensil, tipe-x, dan penghapus, Anda juga perlu mempersiapkan air minum, permen, cokelat, dan beberapa makanan ringan untuk menghilangkan nervous yang berlebihan pada diri Anda yang mungkin bisa muncul pada saat Datanglah Tepat Waktu!Kesan pertama selalu menjadi bagian yang penting pada saat proses seleksi dan rekrutmen karyawan, terutama saat interview user. Apalagi, jika perusahaan tempat Anda melamar pekerjaan adalah perusahaan yang membutuhkan kedisiplinan. Maka wajib hukumnya bagi Anda untuk datang tepat waktu atau 30 menit sebelum sesi interview user biarkan user memberi nilai minus kepada Anda karena Anda datang terlambat dan membiarkannya menunggu. Pastikan Anda mempersiapkan segala sesuatunya lebih awal agar tidak terlambat datang saat interview Juga Pulang Kerja Tepat Waktu Tanda Tak Produktif ?7. Jangan Ragu untuk Bertanya Biasanya, pada saat interview user, pewawancara atau user akan memberikan kesempatan kepada Anda untuk bertanya. Itu sebabnya, Anda perlu membuat daftar pertanyaan seputar pekerjaan yang akan Anda lamar alangkah baiknya Anda bersabar sampai saat itu tiba. Jangan bertanya terlebih dahulu sebelum user memberikan kesempatan kepada Anda untuk membuat user menganggap Anda adalah orang yang ceroboh dan tidak teliti. Bersabarlah, jawab pertanyaan dengan baik, dan jangan ragu untuk bertanya bila tiba waktunya diberikan oleh Bersikap Sopan Saat Interview dan Tunjukkan Sisi Unik AndaHal terakhir yang perlu Anda perhatikan ketika menghadapi sesi interview user adalah bersikap sopan saat menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh user, dan jawab dengan menunjukkan sisi unik diri Anda yang tidak dimiliki oleh orang Juga 7 Kebiasaan Buruk Penyebab Gagal InterviewTunjukan bahwa Anda spesial karena memiliki kemampuan khusus yang tidak dimiliki orang lain. Anda spesial karena mampu menghadapi situasi sulit dengan tetap bersabar dan menjaga sikap Anda untuk tetap spesial karena Anda adalah seorang problem solving yang baik, yang memandang masalah sebagai tantangan yang harus segera diselesaikan, dan begitu tantangan itu selesai, Anda sudah bersiap untuk tantangan-tantangan contoh sisi unik di atas tentunya tidak dimiliki oleh satu individu saja, oleh karena itu, alangkah baiknya tetap menyampaikan sisi unik yang Anda miliki secara jujur, proporsional, wajar, dan tidak tidak harus berpengalaman dalam hal interview user, karena semakin Anda berpengalaman dalam proses interview user, itu sama saja dengan menunjukkan bahwa Anda berkali-kali telah gagal sehingga harus mengikuti banyak interview user di perusahaan yang mungkin, cukup satu kali saja interview user harus Anda lalui, pelajari 8 hal penting di atas, dan jadikan interview user Anda sebagai satu kali pengalaman berharga selama-lamanya dalam hidup Anda.

Sangatpenting bagi kamu datang tepat waktu jangan sampai membuat interviewer menunggu. Jika hal tersebut terjadi, bisa saja menjadi nilai minus buat kamu. Datanglah 30 menit sebelum jadwal interview user. 2. Kenali user lebih dalam. Sebelum interview user, cobalah lakukan riset terkait profil perusahaan dan calon atasanmu.

Interview user merupakan langkah terakhir yang harus kamu lewati dalam proses rekrutmen pekerjaan. Tahapan ini juga menjadi penentu akhir apakah kamu diterima kerja atau tidak. Maka dari itu, tahapan ini kerap kali ditakuti oleh para pelamar pekerjaan. Pasalnya, pelamar kerja akan diwawancara langsung oleh atasan pekerjaan yang dilamar. Meski proses ini tidak mudah, kamu jangan khawatir karena ada sejumlah tips yang bisa kamu lakukan agar bisa lolos wawancara ini. Namun, sebelum kamu tahu tips apa saja yang bisa kamu lakukan agar lolos tahapan satu ini, yuk ketahui dulu apa itu interview user berikut ini. Mengenal Tentang Interview User Interview user adalah salah satu tahapan wawancara yang harus kamu lalui ketika melamar pekerjaan tertentu dan agar diterima di pekerjaan tersebut. Wawancara ini bertujuan agar user dan pelamar pekerjaan bisa menemukan kecocokan. Nah, mungkin sebagian orang masih bingung perbedaan antara wawancara user dan HRD. Dua wawancara tersebut memang berbeda dari segi tujuan. Wawancara user bertujuan untuk mengetahui kecocokan user dengan pelamar, serta mengetahui kemampuan teknis pekerjaan kamu. Sedangkan, wawancara HRD bertujuan untuk mengetahui kemampuan apa saja yang kamu miliki. Tips Lolos Interview User Nah, setelah kamu tahu pengertian dari apa itu wawancara user, yuk simak tips-tips yang bisa kamu lakukan agar bisa lolos interview user. 1. Pahami Posisi Pekerjaan yang Dilamar Ketika kamu menemukan lowongan pekerjaan di situs job portal online, maka kamu akan menemukan job description pekerjaan tersebut. Nah, sebaiknya kamu screenshot bagian tersebut karena akan berguna jika kamu lolos sampai tahap wawancara user. Selanjutnya, kamu perlu mempelajari semua tugas dan tanggung jawab yang perusahaan berikan. Sebagai contoh, pelajari kemampuan apa yang harus kamu kuasai. Selanjutnya, pelajari juga kegiatan apa yang harus kamu lakukan jika kamu diterima kerja di posisi tersebut. Nah, usahakan untuk mempelajari tugas-tugas tersebut dengan rinci agar kamu berpeluang besar diterima kerja dan menarik perhatian user. 2. Riset Perusahaan yang Dilamar Tips selanjutnya yaitu kamu harus melakukan riset tentang perusahaan yang kamu lamar sebelum melakukan wawancara usser. Kamu perlu mencari tahu informasi tentang profil perusahaan yang dilamar, kelebihan dan kekurangan perusahaan, serta visi dan misi perusahaan. 3. Kenali User Kamu Selain perlu mencari tahu profil perusahaan, kamu juga perlu mencari tahu tentang profil user kamu atau calon atasan kamu. Dengan mengetahui profil calon atasan kamu, kamu bisa memperbesar peluang untuk membangun hubungan dan chemistry yang lebih baik dengan user tersebut. Selain itu, membangun hubungan yang baik dengan user juga bisa memperbesar peluang kamu untuk diterima kerja di perusahaan yang kamu lamar. Hal ini karena user cenderung lebih suka merekrut orang yang cocok dengannya dan budaya kerja perusahaan. Tidak hanya itu, kamu juga bisa meningkatkan rasa percaya diri jika kamu lebih tahu tentang pekerjaan yang dilamar dan sifat user yang akan mewawancarai kamu. 4. Datang Tepat Waktu Selain mengenali user, kamu juga perlu datang tepat waktu agar lolos tahap interview user. Sebenarnya, ketepatan waktu tidak hanya perlu kamu perhatikan ketika wawancara user tapi juga untuk tahapan-tahapan kerja semuanya. Jangan sampai kamu datang terlambat dan membuat user kesal karena ini merupakan hal berbahaya. Bisa jadi kamu tidak lolos tahap ini karena perkara datang terlambat. Jika kamu masih tidak terlalu tahu rute perjalanan ke tempat perusahaan kamu, maka sebaiknya kunjungilah dan pelajarilah rute terbaik untuk datang ke tempat interview. Selain itu, sebaiknya kamu datang 30 menit lebih awal dari jadwal interview. Datang lebih awal lebih baik karena kamu akan terhindar dari datang terlambat dan akan membuat impresi yang baik kepada user. Selain itu, kamu juga bisa bersiap-siap terlebih dahulu tanpa harus terburu-buru. 5. Sopan Santun Tips agar lolos interview user yang selanjutnya yaitu kamu harus tetap bersikap sopan santun. Hal ini juga berlaku buat kamu yang mungkin akan masuk ke perusahaan yang friendly, santai, dan menjunjung tinggi kekeluargaan. Meski demikian, tetaplah bersikap sopan santun ketika melakukan tahapan wawancara ini agar kamu bisa menunjukkan bahwa kamu adalah pekerja yang profesional. Dengan demikian, user akan mendapatkan kesan bahwa kamu adalah pelamar yang berkualitas dan profesional. Nah, jika kepribadian kamu cocok dengan budaya kerja tempat kamu melamar, maka kemungkinan besar user akan merekrut kamu. 6. Tunjukkan Sisi Unik Diri Kamu Tips yang selanjutnya yaitu kamu perlu menunjukkan bahwa kamu memiliki keunikan daripada pelamar yang lain. Hal ini sangat penting mengingat tingginya persaingan untuk mendapatkan pekerjaan saat ini. Sampai pada tahapan interview pun tidak menjamin kamu bisa lolos dan diterima kerja di perusahaan. Meski ada perusahaan yang hanya menjadikan wawancara user sebagai formalitas karena sudah percaya sepenuhnya kepada HRD perusahaan. Tapi, hal ini jangan membuat kamu terlena dan malah tidak mempersiapkan diri sebaik mungkin. Nah, dengan menunjukkan keunikan yang kamu miliki, maka user bisa lebih tertarik untuk merekrut kamu dibandingkan dengan pelamar lainnya. Tapi, perlu kamu ingat bahwa tunjukkan keunikan diri kamu yang bisa menguntungkan untuk pekerjaan kamu nantinya. Pastikan kamu menjelaskan keunikan diri kamu dengan kalimat dan gestur tubuh yang meyakinkan user. 7. Berbicara di Waktu yang Tepat Tips terakhir yang tidak kalah penting yaitu kamu harus memperhatikan kapan waktu yang tepat untuk berbicara. Tidak hanya itu, kamu harus mengetahui cara berbicara yang baik dan benar di hadapan user. Mungkin kamu beranggapan bahwa hal ini adalah masalah sepele, tapi faktanya adalah cara berbicara bisa menunjukkan kepribadian dan karakter kamu. Misalnya, kamu tidak boleh berbicara terlebih dahulu sebelum user mempersilahkan kamu untuk berbicara. Selain itu, jangan membicarakan hal yang tidak perlu atau hal yang ada di luar konteksi interview kamu dengan user. Pada proses interview, biasanya kamu juga akan dipersilahkan untuk bertanya pada akhir sesi interview. Bertanyalah jika diberi kesempatan karena hal ini bermanfaat untuk mengetahui alur dari pekerjaan kamu nantinya jika diterima kerja di perusahaan yang dilamar. Maka dari itu, manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk mengajukan pertanyaan seputar pekerjaan kamu nantinya. Nah, pada intinya, agar lolos interview user kamu harus mempersiapkan diri sebaik mungkin dan menghormati user yang akan melakukan wawancara. Dengan demikian, kamu bisa lebih percaya diri dan membuat user tertarik untuk merekrut kamu. Setelah kamu tahu apa saja yang perlu dipersiapkan untuk menghadapi proses wawancara dengan calon atasan, maka kamu sudah siap melamar kerja, bukan? Oleh karena itu, gunakan job portal dari untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat kamu. Caranya mudah sekali, kamu hanya perlu mengunduh aplikasi di Play Store dan temukan berbagai macam lowongan pekerjaan di sana. Baiklah, sekian penjelasan tentang tips agar lolos interview user dan semoga kamu bisa mendapatkan pekerjaan idaman kamu, ya. Setelahmengetahui cara lolos wawancara user, informasi yang tidak kalah penting adalah berapa lama waktu menunggu panggilan kerja setelah melakukannya. Hal ini tergantung masing masing perusahaan, akan tetapi normanya adalah sekitar 1 sampai 2 minggu. Jika lebih dari ini, kamu bisa tanyakan kepada pihak perusahaan melalui email atau telepon. Dalam proses seleksi kerja, salah satu tahapan yang tidak akan dilewatkan perekrut adalah tahap interview atau wawancara. Melalui tahap penting ini, perekrut akan menilai karakter dan kemampuan kamu untuk bekerja bersama di perusahaan mereka. Oleh karena itu, sebagai fresh graduate yang sedang mencari kerja kamu harus memiliki persiapan yang baik sebelum interview. Umumnya, di dalam proses rekrutmen tahap interview dilaksanakan sebanyak dua kali. Tahapan tersebut adalah interview user dan HRD. Masing-masing tahapan wawancara ini tentunya juga memiliki perbedaan yang wajib kamu ketahui sebagai persiapan sebelum melalui tes. Untuk itu, simak langsung ulasan seputar perbedaan interview user dan HRD berikut ini! Dalam proses rekrutmen, interview HRD biasanya dilaksanakan setelah pelamar mengirimkan dokumen lamaran. Namun, terkadang ada juga perusahaan yang mengadakan tahap psikotes terlebih dahulu sebelum proses wawancara. Biasanya, pertanyaan HRD akan seputar latar belakang dan riwayat hidup sesuai dokumen lamaran yang kamu kirim. Setelah proses interview HRD berhasil dilalui, tahap berikutnya barulah wawancara dengan user. Interview User Dalam interview user, kamu akan berhadapan langsung dengan calon atasan yang nantinya akan bekerja bersama jika diterima di perusahaan tersebut. Melalui tahapan ini, user akan mendapatkan gambaran tentang diri kamu terkait cocok tidaknya menempati posisi yang dilamar. Pertanyaan interview user biasanya lebih mendalam dibanding HRD. Pertanyaan tersebut seputar pengalaman di tempat kerja sebelumnya atau yang berkaitan dengan posisi yang kamu inginkan. Umumnya, wawancara user ini akan menjadi tahapan wawancara terakhir. Sehingga, siapkan mental dan perdalam pengetahuan terkait pekerjaan dan perusahaan yang kamu lamar. Perbedaan Interview User dan HRD Setelah mengenal secara singkat mengenai tahapan wawancara user dan HRD tentunya kamu sudah mendapat sedikit gambaran bukan? Nah, agar lebih memahami perbedaan keduanya, berikut ulasan lengkapnya. 1. Tujuan Wawancara Perbedaan interview user dan HRD yang pertama adalah tujuan wawancara. Interview user bertujuan untuk melihat kecocokan antara pelamar dan user. Sebab, nantinya dalam bekerja keduanya akan selalu saling terhubung. Selain itu, interview ini juga bertujuan untuk melihat potensi calon karyawan agar perusahaan memperoleh SDM Sumber Daya Manusia sesuai kebutuhan. Sementara itu, interview HRD bertujuan untuk menilai calon karyawan dengan mempertimbangkan sisi psikologis, kepribadian, kesehatan, dan kedisiplinan. Melalui kriteria tersebut, pelamar yang lolos ke tahap selanjutnya telah mengalami penyaringan sehingga lebih berkualitas. 2. Pihak yang Melakukan Wawancara Perbedaan interview user dan HRD berikutnya adalah pihak yang melakukan wawancara dengan pelamar. Dalam wawancara user, pihak yang melaksanakan adalah atasan calon karyawan yang nantinya akan berkomunikasi dalam pekerjaan. Sedangkan interview HRD, pewawancara adalah HRD perusahaan. 3. Cara Menilai Potensi Calon Karyawan Dalam wawancara user, pertanyaan interview akan seputar hal teknis terkait deskripsi pekerjaan. Melalui pertanyaan tersebut, user akan menggali potensi calon karyawan berdasarkan jawaban yang disampaikan. Selain itu, user juga memperoleh gambaran terkait kemampuan yang dimiliki. Sedangkan dalam interview HRD, akan diperoleh gambaran tentang kemampuan pelamar dari sisi psikologis. Sebab, mengetahui emosi dan sikap pelamar di awal sangatlah penting. Selain itu, dengan mengetahui karakter calon karyawan HRD dapat memberikan masukan jika suatu hari terjadi konflik dengan rekan kerja atau atasan. 4. Prioritas Kemampuan Wawancara user memprioritaskan kemampuan akademik pelamar. Karena, hal tersebut akan berkaitan dengan beban kerja yang nantinya akan diterima. Selain itu, juga kemampuan analitik calon karyawan. Sebab, jika terjadi masalah teknis dalam pekerjaan nantinya pelamar dapat menyelesaikan masalah tersebut dan tetap bisa bekerja optimal. Sementara itu, wawancara HRD lebih memprioritaskan karakter dan kepribadian pelamar sesuai misi dan visi perusahaan. Seperti apakah calon karyawan adalah orang yang jujur, bertanggung jawab, bersemangat, dan percaya diri. Tahapan interview user dan HRD memang menjadi proses yang wajib dilalui seorang job seeker. Memahami perbedaan interview user dan HRD menjadi salah satu bentuk persiapan yang bisa kamu lakukan sebelum tes dilaksanakan. Untuk itu, manfaatkan kesempatan wawancara tersebut sebagai ajang menunjukkan kemampuan kamu di depan user dan HRD. Semoga sukses! Jangan lupa untuk follow akun Instagram, LinkedIn, Facebook, Twitter, Youtube, dan Official Account LINE dari Campuspedia biar kamu gak makin ketinggalan info seputar kampus, karir, dunia mahasiswa, beasiswa, dan info menarik lainnya.
~" Konfirmasi Jadwal INTERVIEW / Panggilan KERJA* RESMI Dari Kantor Pusat *PT. ToyoTech Engineering Indonesia* _Perusahaan yang Bergerak di bidang Pembuatan Mold Presisi, Dies Progresif, and Part Presisi untuk industri manufaktur Otomotif di Indonesia)_ *( Untuk Penempatan Sesuai Domisili Wilayah, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Karawang dan Sekitarnya*) Kepada Yth.
Pertanyaan user interview– Proses melamar pekerjaan memiliki banyak tahap, user interview adalah salah satunya. Namun, kamu harus tahu bahwa pertanyaan user interview dan pertanyaan saat interview HRD berbeda. Apa perbedaannya? Dan bagaimana cara menghadapi interview user supaya tidak gugup dan jawaban kita sesuai yang diinginkan user? Jika kamu masih bingung, kamu harus menyimak artikel ini hingga selesai. Yuk, langsung disimak!‍BACA JUGA Anti Ghosting HR, Ini 5 Cara Minta Reschedule Interview dan Contoh Alasannya‍Apa Itu User Interview?Sebelum membahas berbagai contoh pertanyaan user interview dan tips menjawabnya, kamu perlu paham dulu nih apa itu user interview adalah salah satu tahap seleksi kerja yang harus kamu lalui setelah interview HRD. Bisa dibilang, user interview adalah tahapan final yang akan menentukan diterima atau tidaknya kamu ke proses user interview, kamu akan berbincang langsung dengan user, yaitu orang yang akan bekerja secara langsung denganmu saat nanti diterima. User biasanya adalah senior kerja, supervisor, atau bahkan C-level, tergantung posisi yang kamu lamar.‍Perbedaan Interview HRD & User InterviewInterview HRD dan interview user berada di tahap kedua dalam proses seleksi. Kedua interview ini bisa dilaksanakan di hari yang sama, bisa juga di hari yang berbeda jenis interview ini tentu saja memiliki perbedaan. Perbedaan tersebut bisa kamu simak di penjelasan berikut Interview HRDDilakukan oleh petugas HR atau lebih tentang hal-hal umum tentang untuk mengecek keabsahan isi CV dan/atau portofolio.‍2. Interview UserDilakukan oleh ketua tim divisi dari posisi yang dilamar akan lebih mendalam tentang pengetahuan kandidat tentang posisi yang dilamar dan skill lain yang dibutuhkan seperti leadership, team work, dan sebagainya.Bertujuan untuk menilai keahlian kandidat terhadap tanggung jawab posisi yang dilamar.‍BACA JUGA Bosan Di-Ghosting HRD? Coba Walk In Interview Aja! Pelajari Selengkapnya Di Sini‍Contoh Pertanyaan User Interview dan Tips MenjawabnyaBerikut adalah contoh pertanyaan user interview dan alasannya. KitaLulus juga memberikan tips jawaban untuk bisa kamu jadikan inspirasi saat menghadapi interview Apa yang kamu ketahui tentang job description posisi yang kamu lamar ini?User menanyakan hal ini untuk tahu apakah kamu benar-benar paham tentang tugas dan tanggung jawab yang akan kamu hadapi di posisi yang kamu lamar. Biasanya, setelah kamu menjelaskan apa saja tugas yang kamu pahami di posisi ini, user akan meminta penjelasan lebih lanjut untuk satu atau dua tugas disertakan contoh yang pernah kamu dengan lugas dan yakin sehingga user melihat bahwa kamu benar-benar memahami tugas dengan baik. Bisa diberikan satu atau dua contoh pengalamanmu secara jika kamu adalah fresh graduate, kamu bisa menjelaskan pengalaman kamu saat magang atau menyelesaikan tugas kuliah yang berkaitan.‍2. Apakah kamu terbiasa dengan deadline? Bagaimana cara kamu manage waktu ketika diberi tugas mendadak dengan deadline singkat?Pertanyaan ini untuk membuktikan bahkan kamu memiliki manajemen waktu yang baik. Jadi, meskipun kamu nantinya dihadapkan dengan deadline ketat, kamu tetap bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu dengan kualitas yang kamu bisa jawab dengan runtutan ketika kamu menyelesaikan pekerjaan atau tugas. Kamu juga bisa menjelaskan apa yang akan kamu lakukan ketika harus menghadapi tugas yang memiliki deadline memang kamu memiliki pengalaman tidak bisa menyelesaikan tugas sendiri karena deadline terlalu singkat, kamu bisa jelaskan apa solusi yang kamu lakukan saat itu. Jawaban tentang meminta bantuan dari rekan kerja lain bisa menjadi pertimbangan user bahwa kamu memiliki manajemen tim yang bagus.‍3. Kamu lebih suka bekerja secara personal atau bersama tim?Pertanyaan ini digunakan untuk mengecek apakah kamu memiliki tingkat kolaborasi yang tinggi atau kamu seorang individualis dan lebih senang bekerja sendiri, kamu tidak apa-apa untuk menjelaskan hal tersebut. Namun, kamu juga harus memberi solusi apa yang kamu lakukan jika ditempatkan dalam sebuah tim.‍BACA JUGA Contoh Pertanyaan dan Cara Menjawab Interview Kerja, Catat!‍4. Apa kelemahan dan kelebihan kamu dalam bekerja?Kamu harus menjelaskan kelemahan dan kelebihan dengan benar. Tidak perlu takut jawaban kamu akan membuat user tidak suka, sebab pertanyaan ini bertujuan supaya user tahu bagaimana sifat kamu dan di mana nantinya kamu menjawabnya tentu saja harus dengan sistem yang seimbang. Jangan hanya memberikan kelemahan, tetapi juga seimbangkan dengan kelebihan kamu yang bisa menetralkan kelemahan tersebut.‍5. Apakah kamu memiliki pengalaman tidak menyenangkan selama kamu bekerja? Bagaimana mengatasinya?Kemampuan menyelesaikan masalah sangat dibutuhkan oleh setiap perusahaan. Menyelesaikan pekerjaan tidak selalu lancar sesuai keinginan, nah pertanyaan ini ditujukan untuk mengetahui seberapa baik kamu dalam menyelesaikan masalah yang kamu dengan santai, jangan gugup. Jika memang pernah memiliki pengalaman tidak menyenangkan yang memang harus diceritakan, usahakan jangan menjelekkan perusahaan lama atau rekan kerja orang lain justru akan menjadi poin minus untuk kamu. Hal ini dikarenakan kamu memberikan kesan akan selalu menjadi sosok tak bertanggung jawab.‍6. Apa respons kamu jika atasan kamu memberikan tugas di luar job desk kamu?Fenomena mengerjakan tugas di luar job desk mungkin sudah biasa di banyak perusahaan, terlebih perusahaan kecil yang memiliki sedikit tim. Namun, tak jarang juga karyawan akan mengeluh jika mendapatkan double pertanyaan ini digunakan user untuk mengetahui bagaimana respons kamu. Jadi, berikan respons yang jujur dengan bahasa yang bisa menjelaskan bahwa kamu memiliki kemampuan diluar skill yang dibutuhkan untuk posisi yang kamu lamar. Jadi, jika memang tugas tersebut harus kamu yang mengerjakan, kamu dapat mengerjakannya. Dengan catatan, tugas utama kamu tetap menjadi prioritas untuk kamu.‍7. Apa pencapaian terbaik kamu?Bukan hanya untuk mengizinkan kamu untuk “menyombongkan” diri, user juga ingin tahu seberapa expert kamu dalam mengerjakan sesuatu. Pencapaian menjadi sesuatu yang relatif untuk setiap orang, maka jawab pertanyaan ini dengan hal yang membuat kamu bangga dalam hidup kamu sudah memiliki pengalaman kerja, kamu bisa menjawab pencapaian sesuai dengan posisi terkait. Namun, jika kamu adalah fresh graduate, kamu bisa menjelaskan pencapaian dengan pengalaman kamu berorganisasi atau hal akademik lainnya.‍BACA JUGA Kisi-kisi Pertanyaan Wawancara dan Tips Menjawab agar Sukses Hadapi HRD‍8. Jika saya meminta satu orang untuk bertanya tentang kamu, siapa yang ingin kamu tunjuk untuk memberikan penilaian objektif tentang kamu?Biasanya, ada user yang memang menghubungi orang lain untuk memvalidasi kejujuran kamu dan ada user yang mengajukan pertanyaan ini hanya untuk mengetahui kejujuran kamu saat dengan menyebut rekan kerja atau rekan organisasi. Berikan alasan bahwa orang tersebut adalah sosok yang jujur. Dia tidak pernah memberikan penilaian subjektif meskipun sangat akrab dengan juga bisa menyebutkan atasan atau ketua organisasi. Hal ini tentu saja dikarenakan atasan atau ketua memiliki pengetahuan lebih tentang anggotanya.‍9. Kenapa saya harus menerima kamu?Pertanyaan ini biasanya dilontarkan untuk mengetahui seberapa percaya diri kamu dengan posisi yang kamu lamar. Selain itu, melalui pertanyaan ini, user ingin tahu seberapa kuat tekad dan keseriusanmu ingin bergabung dengan karena itu, pastikan jawab pertanyaan ini dengan meyakinkan ya! Kamu bisa mulai dengan menyampaikan komitmen untuk bekerja maksimal dengan skill yang kamu punya. Akan tetapi, ucapkan dengan rendah hati dan tidak terlalu agresif.‍BACA JUGA Tak Perlu Gugup, Ini Dia Pertanyaan Interview Kerja yang Biasa Diajukan HRD‍Tips Menghadapi User InterviewSetelah memiliki gambaran jenis pertanyaan yang diajukan oleh user interview, kini giliran kamu untuk menyiapkan diri dengan baik sebelum interview berlangsung. Nah, berikut tips menghadapi interview user agar proses wawancara berjalan dengan gugup, relaks, dan percaya kepada diri tahu semua tentang posisi yang kamu lamar sekaligus perusahaan yang kamu tuju di depan cermin atau dengan orang lain supaya terbiasa berbicara dengan tegas dan CV dan/atau portofolio pernah menjelekkan pihak lain,‍BACA JUGA 10 Pertanyaan Interview Bahasa Inggris dan Jawabannya‍Itulah beberapa informasi sekaligus strategi yang bisa kamu terapkan untuk menjawab pertanyaan user interview. Namun, yang pasti, jawaban yang kamu berikan harus jujur sesuai dengan kemampuan dan kebiasaan kamu ya. Sebab, user sudah terlatih untuk mengetahui mana kandidat yang berbohong dan untuk kamu yang sekarang masih menjadi job seeker dan memiliki kesusahan dalam mengakses informasi lowongan kerja, kamu bisa mengintal aplikasi KitaLulus di Playstore. Aplikasi KitaLulus akan membantu kamu dalam mendapatkan info lowongan kerja yang kamu melamar kerja melalui aplikasi KitaLulus, kamu akan mengirim lamaran yang langsung diterima oleh HRD melalui WhatsApp mereka loh. Jadi, kamu tidak perlu khawatir lamaran salah KitaLulus juga ada banyak soal psikotes yang bisa kamu kerjaan untuk berlatih. Dengan begitu, kamu akan terbiasa deh dengan jenis-jenis soal langsung saja instal aplikasi KitaLulus di smartphone kamu. Dengan KitaLulus, proses melamar kerja LebihMudah dan menyenangkan!‍ vQBhND.
  • 37g9x90gqv.pages.dev/472
  • 37g9x90gqv.pages.dev/404
  • 37g9x90gqv.pages.dev/26
  • 37g9x90gqv.pages.dev/441
  • 37g9x90gqv.pages.dev/365
  • 37g9x90gqv.pages.dev/479
  • 37g9x90gqv.pages.dev/78
  • 37g9x90gqv.pages.dev/361
  • tahapan setelah interview user